Perbedaan Marmer dan Granit

Perbedaan Marmer dan Granit

Marmer dan Granit merupakan bahan yang sering digunakan sebagai bahan dalam
membangun rumah atau sebagai dekorasi di Rumah dikarenakan tampilannya yang indah dan
menarik, dengan peminat yang banyak terhadap kedua jenis batuan ini ternyata masih banyak
yang belum mengetahui perbedaan dari keduanya. Pada dasarnya Marmer dan Granit
merupakan batuan yang digali langsung dari Bumi, motif keduanya muncul melalui proses
alami yang terjadi tetapi keduanya sebenarnya memiliki perbedaan yang signifikan. Sebelum
mengetahui perbedaannya, lebih baik mengetahui dahulu asal dari kedua batuan ini.


Marmer adalah batuan kristalin kasar yang berasal dari Batu kapur, terbentuk ketika
batu kapur mengalami panas dan tekanan metamorfisme. Di bawah kondisi metamorfisme,
kalsit dalam batu kapur direkristilasiasi untuk membentuk batuan yang merupakan massa
kristal kalsit yang saling bertautan.

Sedangkan Granit berasal dari pemadatan dan pendinginan
Magma jauh di dalam Bumi selama jutaan tahun, merupakan salah satu jenis batuan beku yang
memiliki warna cerah, butirannya kasar, yang tersusun dari mineral berupa kuarsa dan feldspar,
dan sedikit mineral mika dan amfibol.

Berikut beberapa perbedaan antara Batu Marmer dan Granit yang perlu diketahui agar
dapat memilih material sesuai yang diperlukan :

o Dari Segi Penampilan, Marmer biasanya memiliki warna putih keabuan dan memiliki corak
berupa garis – garis urat yang melewati permukaannya, motif urat pada marmer ini terbentuk
dari kotoran mineral yang mengendap. Sedangkan Granit memiliki motif bintik – bitnik
pada permukaannya, namun ada beberapa jenis yang memiliki motif seperti guratan halus,
motif ini terbentuk dari proses peleburan batu – batuan yang menjadi satu.

o Karakteristik Marmer dan Granit, keduanya sebenarnya memiliki kesamaan karena
keduanya memiliki pori sehingga cairan, terutama asam yang mengenai permukaannya
dapat meresap ke dalam kedua jenis batu ini dan menyebabkan noda yang membandel.
Tetapi Granit memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan Marmer, untuk
mengatasinya, mengaplikasikan sealant pada permukaan Marmer dapat meningkatkan
ketahanan Marmer secara signifikan.

o Perawatan, Sealant dapat membantu meningkatkan dan mencegah noda dan kusam pada
marmer dan granit, tetapi tetap usahakan agar Marmer dan Granit tidak terkena tumpahan
cairan bernoda atau bahan – bahan kimia, jika terkena maka harus segera membersihkannya
karena dapat merusak permukaannya. Untuk permukaan marmer, resealing
direkomendasikan dua kali setahun, sedangkan untuk granit resealing setiap dua tahun sekali
sudah cukup.

o Kekuatan dan Ketahanan, Marmer adalah jenis batuan yang kuat, ringan, tetapi cukup
mudah tergores, sedangkan Granit adalah jenis terkuat dan tahan lama, tidak mudah tergores
dan retak.

o Harga, keduanya merupakan material yang cukup mahal, harga keduanya dibedakan
berdasarkan warna, motif, dan ukurannya. Tetapi, jika dibandingkan berdasarkan kelas yang
sama, harga Granit lebih mahal dibandingkan Marmer.

o Dampak Terhadap Lingkungan, Marmer dan Granit merupakan material yang ramah
lingkungan karena keduanya adalah material yang dapat bertahan lama, terutama jika
dirawat dengan baik karena dapat hemat energi untuk menambang, memotong, mengangkut,
dan memasang batu.

Itulah beberapa perbedaan – perbedaan dari Marmer dan Granit yang perlu diketahui.
Setelah mengetahui perbedaan antara keduanya, kalian dapat menentukan untuk
menggunakan material yang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan.

Article By WAMSTONE
Writer: Azaria