Kelebihan dan Kelemahan Marmer

Kelebihan dan Kelemahan Marmer

Marmer merupakan suatu batuan yang seringkali digunakan untuk lantai, dinding maupun top table oleh banyak orang. Tapi apakah marmer memiliki kelemahan atau kekurangan? Bila iya, mengapa marmer tetap kerap digemari banyak orang untuk digunakan baik di rumah, hotel, restaurant, office dan lain-lain?

Pada artikel ini, kita akan membahas sedikit mengenai keunggulan dan kelemahan dari marmer itu sendiri dalam WASMTONE ARTICLE yang satu ini.

Kelebihan Marmer

Mewah
Sudah jelas bahwa keunggulan marmer adalah kemewahannya yang menakjubkan. Kesan mewah adalah hal utama yang mejadi keunggulan marmer, tapi mengapa mewah?

Marmer sendiri dibandrol dengan harga yang cukup mahal, mulai dari Rp 500.000/m2 sampai Rp 30.000.000/m2. Jadi dikarenakan harga marmer yang relatif mahal dan ditambah dengan marmer yang bukan kebutuhan utama manusia, maka menjadikan marmer sendiri dikategorikan sebagai barang mewah/ kebutuhan tersier.

Jadi siapapun yang menggunakan marmer, pasti akan dianggap memiliki barang mewah. Sehingga, bagaimanapun marmer akan selalu dipandang Mewah dimata semua orang.

Kuat dan Tahan Lama
Hampir semua Marmer memiliki sifat abadi atau bisa dibilang tahan lama. Jadi yang dimaksud adalah, marmer sendiri memiliki tingkat ketahanan yang kuat apabila digunakan oleh manusia baik untuk lantai, dinding maupun top table.

Marmer telah melalui proses metamorfosa yang sangat panjang, sehingga memiliki tingkat kekerasan dan ketebalan yang baik. Bahkan kandungan mineral yang dimiliki Marmer itu sendiri pun juga dapat menjaga kilaunya sendiri.

Variatif
Setiap jenis marmer dari penjuru dunia memiliki karakter dan coraknya tersendiri, sehingga membuat Marmer di Bumi memiliki jenis yang sangat variatif dengan kisaran lebih dari 1000 jenis.

Marmer memiliki warna yang sangat beragam, jadi pengguna pun dapat memilih warna ataupun corak yang sesuai dengan keinginan ataupun design arsitektur masing-masing pengguna.

Dingin
Marmer merupakan material yang dapat menyerap kelembaban lalu mempertahankan kelembaban dalam dirinya, sehingga Marmer dapat mengeluarkan sensasi dingin walaupun dalam cuaca panas. Kelembaban pada Marmer ini bisa diserap dari suhu dingin saat malam hari maupun kelembaban dari AC dalam ruangan.

Seperti halnya di Masjidil Haram dan Mekkah Al-Mukarramah. Di sana, digunakan Marmer asal Yunani yang bernamakan White Thassos yang digunakan untuk seluruh lantai Masjidil Haram tersebut. Dengan menggunakan ketebalan 5cm dan menggunakan sistem pendinginan dengan pipa-pipa yang menjalar di bawah Marmer untuk menghantarkan suhu dingin, makan rasa dingin di telapak kaki pun terjaga selama 24 jam walaupun di tengah cuaca panas hingga 50°C.

Kekurangan Marmer

Mahal
Di balik kemewahan yang dimiliki Marmer, kekurangannya adalah harga yang relatif mahal. Mengapa harga Marmer mahal? Hal ini disebabkan oleh proses yang cukup panjang dari batu marmer yang masih berada di dalam gunung hingga menjadi potongan slab yang siap dipasang untuk rumah atau tempat lainnya.

Faktor lainnya yaitu peminat Marmer yang sangat banyak menyebabkan sumber daya habis dan hanya menyisakan kualitas yang tidak sebagus kualitas awal.

Dapat Stain

Memang Marmer memiliki sebutan “Abadi”, akan tetapi itu bisa terjadi apabila marmer dirawat selalu dan dijaga dari segala stain yang bisa melukai atau menyerap kedalam marmer. Mengapa marmer dapat menyerap stain dan stain apa saja yang dapat diserap atau berbahaya untuk marmer?

Marmer adalah batuan yang memiliki pori-pori, tingkat besar kecil pori-pori marmer itu tergantung dari setiap jenisnya masing dan cara mereka metamorf. Stain yang berbahaya adalah yang memiliki warna seperti teh, kopi, wine, cat dan lain lain.

Ada teknologi yang disebut sealing atau yang lebih banyak dikenal dengan coating. Namun, hal ini tidak menghilangkan kemungkinan marmer menyerap noda. Mengapa? Karena sealer atau coating hanya memperkecil pori-pori Marmer bukan menutupnya. Jadi apa bila noda tergenang diatas Marmer dalam waktu yang sangat lama, maka perlahan noda itu pun akan masuk. Tapi dengan adanya sealer, apabila noda segera dibersihkan maka noda tidak akan sempat masuk ke pori-pori Marmer.

Satu hal lain yang dapat membuat stain pada marmer adalah asam, seperti jeruk, jeruk nipis, cuka, prostex, dan lain-lain. Sifat asam merupakan salah satu musuh terbesar dari Marmer karena dengan asam yang berlebih maka dapat merusak permukaan Marmer, sehingga terlihat seperti kusam, kasar bahkan seperti terbakar.

Maka dari itu kita harus selalu menjaga kebersihan Marmer kita baik di lantai, dinding maupun di top table kita.

Dapat Tergores
Meskipun Marmer memiliki kekuatan yang cukup kuat, akan tetapi Marmer sendiri terdiri dari kapur dan mineral yang dapat tergores apabila tersayat atau terbentur benda keras. Apabila Marmer tergores, maka permukaan Marmer yang awalnya mulus dapat tergores dan belum tentu dapat diperbaiki.

Tingkat goresan bermacam-macam dari goresan halus yang dapat diperbaiki, hingga goresan yang sangat dalam seperti 3-4mm yang cukup sulit untuk diperbaiki.

Maka dari itu Marmer harus selalu dijaga dari benda-benda yang dapat melukainya. Contohnya seperti ; apabila kita hendak memindahkan produk Marmer, maka kita lebih baik mengangkatnya bukan menyeretnya, atau kita dapat memberikan pelindung seperti karet pada kaki kursi atau perabotan lainnya yang memiliki ketajaman yang berpotensi merusak Marmer.

________________________________________________________________________________________________

Hal-hal diatas adalah sedikit tentang kelebihan dan kekurangan dari Marmer. Sebelum kita menggunakan Marmer baik untuk lantai atau hal lainnya, jauh lebih baik apabila kita bijak mengetahui kelebihan dan kekurangannya terlebih dahulu.

WAMSTONE siap membantu untuk memahami Marmer anda dan kami siap untuk membantu menciptakan kemewahan serta keabadian rumah, hotel dan office anda dengan menyediakan supply dan marmer installment secara tepat dan sempurna. Contact Us.

Article by WAMSTONE